Thursday, August 11, 2016

Perempuan Ini berenang menuju Erupsi Lava di Hawai


"Saya merasa lebih terhubung dengan alam dan laut daripada sebelumnya."

Alison Teal tidak asing dengan petualangan ekstrim.




Dia terlahir dan dibesarkan keliling dunia sebagai "anak Tarzan" atau " Indiana Jones wanita" dan bahkan memenangkan Discovery Channel’s Naked and Afraid survival challenge.

Minggu lalu, Teal berenang di atas papan selancar berwarna pink ke dasar tebing laut - di mana 2.000 derajat Celcius lava dari gunung berapi Kilauea mengalir ke laut di pantai tenggara Hawaii Big Island.



"Anda tahu ketika astronot pergi ke ruang angkasa dan mereka mendapatkan kekaguman ini apresiasi terhadap planet ini? Rasanya seperti itu, "kata Teal kepada The Huffington Post. "Saya merasa lebih terhubung dengan alam dan laut daripada sebelumnya."

Kondisi ini tentu  sangat berbahaya, tapi Teal dan kru berpengalaman dengan perairan Hawaii, gunung berapi Kilauea dan lava nya.




Teal mendapat izin dari penduduk Hawaii lokal untuk berenang ke lava ( tentu saja dari jarak yang aman) dan memberikan penghormatan kepada Pele, dewi gunung berapi di Hawai. 

situs milik Alison Teal : http://alisonsadventures.com/

Cerutu Terpanjang Di Dunia Direncanakan Akan Meluncur Di Kuba

Ahli cerutu Kuba, Jose Castelar Cairo, yang dikenal sebagai 'Cueto', mencoba untuk memecahkan rekor dunia nya sendiri pada tahun 2011. Usahanya membuat rekor baru harus mengalahkan cerutu yang ia buat lima tahun lalu yang berukuran  81,80 meter.


Guinness World Records mengatakan: " Cerutu terpanjang diukur 81,80 meter (268 kaki 4 inci) dan dibuat oleh Jose Castelar Cueto di toko La Triada shop, Parque Morro-Cabaña di Havana, Kuba, pada tanggal 3 Mei 2011. "Cueto mulai membuat cerutu pada tanggal 25 April 2011, tetapi hanya selesai di tanggal 2 Mei 2011 malam. Cerutu secara resmi diukur pada hari berikutnya. "





Pria berusia 67 tahun memulai usahanya membuat rekor ke-6 nya pada tanggal 1 Agustus 2016 dan dia berharap untuk menyelesaikannya pada tanggal 12 Agustus 2016.



Sumber 




Monday, February 15, 2016

PERJALANAN MENJADI CPNS MAHKAMAH AGUNG TAHUN ANGGARAN 2014 (1)

Jadi PNS?!! Wakkakaka walaupun ayah saya pensiunan PNS, tidak pernah saya membayangkan untuk mengikuti jejak beliau. Latar belakang saya Sarjana Hukum dari Universitas Pancasila masuk tahun 2004 lulus 2011. Lama banget lulusnya? Hampir 7 tahun? Hahahah iya, kuliah normal 4 tahun 3 tahun urus skripsi ga jelas, gagal 4 kali, kebentur sana-sini, jadi 3 tahun ga masuk kelas (dah habis mata kuliah). Cuma urus skripsi, buat sambilan waktu ikut organisasi ekstra kampus Himpunan Mahasiswa Islam alias HMI. Ya lumayan deritanya jadi TUA di kampus. “Kok gak lulus-lulus bang?” Lah lu masih aj urus skripsi, perasaan dulu lu yang bantuin gw bikin skripsi.” LOL

Okelah sambil berorganisasi, saya selesaikan skripsi dan Alhamdulillah ga lama, sidang dan lulus. Setelah lulus, biasalah lamar pekerjaan sana-sini, ia pos, via email, tes dan wawancara. Niat jadi Lawyer atau Legal di perusahaan gak kesampaian. Akhirnya lari ke perbankan. Yup, Oktober 2011 (setelah mengganggur 6 bulan) saya diterima jadi staff di salah satu BUMN perbankan (bukan jalur ODP). 3 tahun saya jalani suka dukanya di bagian kredit modal kerja, layanin debitur, layanin atasan, nagih debitur yang gagal bayar,dll. Sukanya Cuma pas gajian atau terima bonus tahunan, hahahahah.

Bulan Februari 2014 saya menikah dengan istri asli Solo, Jawa Tengah. Rencana awal daripada saya bonyong istri ke Jakarta, mending saya minta mutasi ke Solo. Tapi apa daya, nasib menentukan lain. Permintaan mutasi saya tidak ditindaklanjuti dengan berbagai alasan.

Berhubung saya juga jenuh dengan kehidupan di perbankan, sampai sekitar Juli 2014 di kantor heboh (khususnya staff-staf junior macam saya) dengan dibukanya lowongan penerimaan CPNS berbagai Kementerian dan Lembaga. Yah buat iseng-iseng saya pun ikut mencoba, iseng-iseng berhadiahlah.
Ketentuan penerimaan CPNS TA 2014, 1 orang hanya bisa melamar 1 instansi saja dan bisa memilih maksimal 3 formasi di instansi tersebut. Maka dari itu saya membaca satu-persatu terutama instansi yang berkaitan dengan bidang hukum.

Instansi pertama yang saya cek Kejaksaan RI, sayang untuk formasi Jaksa ada syarat “belum menikah”, alhasil saya skip saja. Next, Mahkamah Agung. Awalnya saya mau memilih formasi Analisis Pelaporan karena syaratnya harus Sarjana Hukum  jumlah formasi 45, dan penempatan hanya di pulau Jawa. Tapi setelah berkonsultasi, akhirnya saya ambil formasi Auditor Pertama, jumlah formasi hanya 9 dan untuk semua jurusan. 

Awalnya saya berpikir “yah kalo gagal di formasi Auditor (pilihan pertama), kan bisa dilempar ke Formasi Analis Pelaporan Pengadilan Umum/Negeri (pilihan kedua) atau ke Formasi Analis Pelaporan Pengadilan Agama (pilihan ketiga).

Akhirnya saya daftar di nomor pendaftaran dari panselnas.menpan.go.id atau sscn.bkn.go.id  dengan ketentuan formasi tadi dan mendapat nomor pendaftaran. Kemudian mengupload data pendaftaran (foto, ktp, ijazah dan transkrip) pada website cpnsonline.mahkamahagung.go.id. Setelah itu saya mengirimkan  berkas lamaran kepada Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2014 melalui POS dengan PO BOX 2999 JKP 10029 paling lambat tanggal 10 September 2014 Cap Pos .